Langsung ke konten utama

Muka Jelek!!!!

        Di posting sebelumnya gue ngebahas tentang betapa serunya mata kuliah gue. kali ini gue mau bahas mata kuliah yang paling seru dan paling menyusahkan. FOTOGRAFI!! gue ga punya basic sama sekali di bidang fotografi. baru di semester ini gue berkenalan dengan fotografi. tapi karena dunia jurnalistik ga jauh-jauh dari kamera jadi mau gamau gue harus beradaptasi di bidang ini. Akhirnya gue pun memohon-mohon buat dibeliin kamera yang harganya cukup (tidak) murah. Bokap gue pun menyanggupinya. untungnya om gue mau diajak patungan. gue pun beli kamera Canon 60D.

        Awalnya sih seru belajar teknik-teknik dasar fotografi. Sampe akhirnya gue dikasih tugas banyak dan unik banget dari dosen gue yang ga kalah unik. tugas pertama adalah "bikin foto muka diri sendiri sejelek mungkin dan no editing" menurut gue itu susah bangeeeeeeeet (berasa cantik lo) akhirnya gue minta tolong temen-temen suduut buat ngedandanin gue. entah mereka punya dendam apa sama gue. muka gue diancurin abis-abisan. 
ini hasil tangan-tangan iblis
                     pas hari H pengumpulan, dosen gue ketawa liat muka yang (seperti) abis di bom ini. terima kasih sahabat-sahabatku tercinta berkat kalian aku diberi nilai 100. "baru kali ini gue ngucapin selamat karena muka temen gue jelek!!" kata nisul, salah satu pemilik tangan iblis. thanks nisul, karin, lila :')

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

UNO is troublemaker

Anak-anak x.2 sering banget main uno terutama kalau palajaran kosong/gurunya lagi ga ada. Selama ini ga pernah sampai ketauan guru. Hingga pada akhirnya ketauan sama bu Endang (guru sosiologi paling galak). Gini ceritanya..

Beradu di Layar Kaca

Masa kampanye baru saja dimulai namun suasana persaingan sudah terasa di berbagai media, khususnya televisi, jauh sebelum masa kampanye dimulai. Televisi-televisi tanah air gencar menampilkan sosok capres-cawapres. Ironisnya, beberapa media sudah terafiliasi oleh sejumlah partai politik. Hal itu menyebabkan media kini tidak lagi independen.

Sumpah! Status ini Lebih Galau daripada "Single"

Hello to my new status! "Fresh Graduate" status yang lebih bikin galau daripada status "Single". Sebagai fresh graduate , gue ngerasa semakin banyak tuntutan baik dari dalam diri sendiri maupun dari orang tua. Gue lulusan diploma yang kata orang kebanyakan, ini lulusan tanggung. Katanya sih lulusan diploma dipandang sebelah mata sama perusahaan-perusahaan, Katanya loh ya. Kata siapa? ya kata orang-orang, termasuk orang tua gue. Makanya, nyokap gue keukeuh banget nyuruh gue ekstensi S1, begitu pun dengan om dan tante gue. Ga tanggung-tanggung, nyuruh ekstensinya di luar negeri dan nyari beasiswa. I know, that's really good for me . Gue pun sejak masih SMP selalu punya cita-cita untuk study abroad . Bahkan gue sempet apply beasiswa ke Singapura untuk ngelanjutin SMA. Pada akhirnya, gue tetap menuntut ilmu di Tanah Air tercinta sampai gelar A. Md tersemat di belakang nama. Sekarang muncullah kegalauan terberat gue, "Lanjut kuliah atau kerja? atau kerj...