Langsung ke konten utama

ga tau judulnya apa?

Udah seminngu lebih aku liburan
Rasanya kangen juga sama teman teman
Dari pamulang,reni,hinnga pamulang
Namun apa daya tak kuasa ku menahan

Bingung ku memikirkan
Gimana caranya bertemu teman-teman
Selain di sekolahan
Apakah di Tanah Abang
Di Taman Lawang
Ataukah di tempat suci jamban

Oh pak SBY yang macho nan rupawan
Bung Saper yang genit nan cantik nian
Serta teman-teman yang berperikemanusiaan dan keadilan

Ayolah kita main layangan
Layangan bermotif batik-batikan
Budaya Indonesia pun kita lestarikan
Ideku cemerlang kan?

Jika kamu gengsi bermain layangan
Pakailah jurus invisible for everyone
Dengan begitu bermain layangan menjadi enak tenan
Karena ga perlu gengsi gede-gedean

Apabila puisi ini aneh mohon di maafkan
Mungkin ada sedikit pemaksaan pada penulisan
Harap maklum karena aku bukan anak kahlil gibran
Melainkan anak pak amir sang juragan(halah)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Beradu di Layar Kaca

Masa kampanye baru saja dimulai namun suasana persaingan sudah terasa di berbagai media, khususnya televisi, jauh sebelum masa kampanye dimulai. Televisi-televisi tanah air gencar menampilkan sosok capres-cawapres. Ironisnya, beberapa media sudah terafiliasi oleh sejumlah partai politik. Hal itu menyebabkan media kini tidak lagi independen.

UNO is troublemaker

Anak-anak x.2 sering banget main uno terutama kalau palajaran kosong/gurunya lagi ga ada. Selama ini ga pernah sampai ketauan guru. Hingga pada akhirnya ketauan sama bu Endang (guru sosiologi paling galak). Gini ceritanya..

Sumpah! Status ini Lebih Galau daripada "Single"

Hello to my new status! "Fresh Graduate" status yang lebih bikin galau daripada status "Single". Sebagai fresh graduate , gue ngerasa semakin banyak tuntutan baik dari dalam diri sendiri maupun dari orang tua. Gue lulusan diploma yang kata orang kebanyakan, ini lulusan tanggung. Katanya sih lulusan diploma dipandang sebelah mata sama perusahaan-perusahaan, Katanya loh ya. Kata siapa? ya kata orang-orang, termasuk orang tua gue. Makanya, nyokap gue keukeuh banget nyuruh gue ekstensi S1, begitu pun dengan om dan tante gue. Ga tanggung-tanggung, nyuruh ekstensinya di luar negeri dan nyari beasiswa. I know, that's really good for me . Gue pun sejak masih SMP selalu punya cita-cita untuk study abroad . Bahkan gue sempet apply beasiswa ke Singapura untuk ngelanjutin SMA. Pada akhirnya, gue tetap menuntut ilmu di Tanah Air tercinta sampai gelar A. Md tersemat di belakang nama. Sekarang muncullah kegalauan terberat gue, "Lanjut kuliah atau kerja? atau kerj...