Langsung ke konten utama

ga tau judulnya apa?

Udah seminngu lebih aku liburan
Rasanya kangen juga sama teman teman
Dari pamulang,reni,hinnga pamulang
Namun apa daya tak kuasa ku menahan

Bingung ku memikirkan
Gimana caranya bertemu teman-teman
Selain di sekolahan
Apakah di Tanah Abang
Di Taman Lawang
Ataukah di tempat suci jamban

Oh pak SBY yang macho nan rupawan
Bung Saper yang genit nan cantik nian
Serta teman-teman yang berperikemanusiaan dan keadilan

Ayolah kita main layangan
Layangan bermotif batik-batikan
Budaya Indonesia pun kita lestarikan
Ideku cemerlang kan?

Jika kamu gengsi bermain layangan
Pakailah jurus invisible for everyone
Dengan begitu bermain layangan menjadi enak tenan
Karena ga perlu gengsi gede-gedean

Apabila puisi ini aneh mohon di maafkan
Mungkin ada sedikit pemaksaan pada penulisan
Harap maklum karena aku bukan anak kahlil gibran
Melainkan anak pak amir sang juragan(halah)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

One Year Lost...

Woowww! Setahun ku tak menyentuh blog ini!!  Terakhir nulis Desember 2014 dan sekarang Oktober 2016. Oh God! kemana aja gue ilang selama itu? Banyak banget momen-momen di 2015 yang bikin gue sibuk sampe nggak sempet bersapa di blog ini (halah bilang aja lagi males nulis). Tapi, emang tahun kemarin gue sibuk ngurus acara GPFEST, XpressiJurnal, dan yang paling bikin gue lupa diri (lupa makan, lupa kalo laper, lupa tugas kuliah, lupa kalo nggak punya duit) adalah saat gue membuat majalah OUT!. FYI majalah OUT! adalah majalah yang sekarang sudah resmi menjadi majalah Jurusan Teknik Grafika dan Penerbitan PNJ. Inilah penampakan majalah OUT! edisi perdana yang udah setahun disimpen Gue mulai mengonsep majalah ini dari nol bersama teman-teman yang luar biasa dari tiga program studi yang berbeda: Desain Grafis, Teknik Grafika, dan Penerbitan. Suatu tanggung jawab yang besar pada saat itu diberikan kepada gue sebagai pemimpin umum majalah OUT!. Sempet pengen nyerah kare...

Hasil Tugas Kuliah Tidak Maksimal? Inilah Penyebabnya!

Ilustrasi / jobs.aol.com Bila kamu pernah merasa hasil kerja yang kamu buat tidak memuaskan, mungkin kamu masih setengah-setengah mengerjakkannya. Padahal bila dikerjakan secara maksimal hasilnya pun bisa memuaskan. Tahukah kamu apa penyebab seseorang melakukan pekerjaannya dengan setengah-setengah? David J. Lieberman Ph. D dalam bukunya, Instant Analysis, menyebutkan sebab-sebab seseorang melakukan pekerjaanya setengah-setengah sebagai berikut:

Sumpah! Status ini Lebih Galau daripada "Single"

Hello to my new status! "Fresh Graduate" status yang lebih bikin galau daripada status "Single". Sebagai fresh graduate , gue ngerasa semakin banyak tuntutan baik dari dalam diri sendiri maupun dari orang tua. Gue lulusan diploma yang kata orang kebanyakan, ini lulusan tanggung. Katanya sih lulusan diploma dipandang sebelah mata sama perusahaan-perusahaan, Katanya loh ya. Kata siapa? ya kata orang-orang, termasuk orang tua gue. Makanya, nyokap gue keukeuh banget nyuruh gue ekstensi S1, begitu pun dengan om dan tante gue. Ga tanggung-tanggung, nyuruh ekstensinya di luar negeri dan nyari beasiswa. I know, that's really good for me . Gue pun sejak masih SMP selalu punya cita-cita untuk study abroad . Bahkan gue sempet apply beasiswa ke Singapura untuk ngelanjutin SMA. Pada akhirnya, gue tetap menuntut ilmu di Tanah Air tercinta sampai gelar A. Md tersemat di belakang nama. Sekarang muncullah kegalauan terberat gue, "Lanjut kuliah atau kerja? atau kerj...